Berita Persib Terbaru

Persib Masih Buruk di Laga Tandang

Persib Bandung masih belum bisa menghentikan catatan buruk main tandang tanpa poin pada Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010. “Pangeran Biru” akhirnya harus kembali pulang tanpa satu pun poin pada rangkaian tur tandang keduanya setelah takluk dari Persiwa Wamena 0-2 di Stadion Pendidikan, Kab. Jaya Wijaya, Wamena, Rabu (2/12).

Kepemimpinan para pengadil lapangan kembali menjadi sorotan kubu Persib atas kekalahan ini. Mereka menganggap dua gol yang bersarang ke gawang Sinthaweechai “Kosin” Hathairattanakool tidak akan terjadi kalau wasit tidak memberikan keputusan kontroversial yang akhirnya merugikan Persib.

“Wasit baru bertindak adil setelah Persiwa unggul 2-0. Akan tetapi sebelum itu, kami benar-benar merasa dirugikan. Peraturan di lapangan sepertinya hanya ada untuk kami, tetapi untuk mereka (Persiwa) sepertinya tidak ada peraturan. Wasit membiarkan mereka melakukan banyak pelanggaran, tetapi justru menjatuhkan banyak hukuman tendangan bebas kepada kami,” kata Pelatih Persib Jaya Hartono seusai pertandingan.

“Gol pertama mereka jelas bukan penalti. Pemain mereka menembak bola dan membentur tangan Eka yang sebenarnya tidak aktif karena sudah merapat ke badan. Gol penalti itu membuat mental para pemain jatuh. Gol kedua juga entah dari mana asalnya. Wasit tiba-tiba memberikan tendangan bebas untuk mereka, padahal pemain kami sama sekali tidak menyentuh pemain mereka,” kata Jaya menegaskan. Meskipun demikian, Jaya mengakui para pemainnya masih tampil cacat di belakang dan lini depan. Sirkulasi bola juga tidak mengalir lancar karena banyak kesalahan umpan dilakukan, terutama pada babak pertama.

“Para pemain belakang memang kurang agresif dalam mengantisipasi bola-bola muntah yang semestinya dibuang untuk mengamankan gawang. Akan tetapi dari segi permainan, saya pikir tim bermain cukup bagus, terutama pada babak kedua setelah masuknya Hilton (menggantikan Cristian Gonzales). Kami mendominasi dan memiliki banyak peluang, dua di antaranya bahkan membentur tiang. Kekalahan ini memang mengecewakan. Namun, saya minta pemain bisa menjadikannya penyemangat untuk menyapu bersih dua pertandingan kandang nanti,” katanya.

Kekalahan dari Persiwa ini merupakan yang kedua berturut-turut bagi Persib setelah pada laga sebelumnya dijegal Persipura Jayapura 0-1 di Makassar. Hasil ini juga menjadi cerminan hasil buruk Persib dalam laga tandang karena dari empat laga tandang yang sudah dilakoni, semuanya berakhir dengan kekalahan. Dua kemenangan diraih hanya dari laga kandang.

Wartawan Pikiran Rakyat Arif Budi K. dan Gelora Sapta melaporkan, pada laga yang digelar malam hari (WIT) dengan cuaca dingin mencapai 25 derajat Celsius disertai angin kencang dan hujan gerimis, Persib tampak belum bisa langsung beradaptasi di atas lapangan. Akibatnya, Persiwa yang begitu agresif sejak awal langsung merangsek ke dalam kotak penalti yang dikawal Maman Abdurahman, Nova Arianto, dan Edi Hafid. Satu penalti yang memancing emosi kubu Persib akhirnya menjadi jalan bagi Persiwa untuk unggul pada menit keempat. Wasit Suwandi asal Jombang tanpa ragu menunjuk titik putih setelah tembakan gelandang Imanuel Padwa dianggap mengenai tangan Eka Ramdani di dalam kotak penalti. Erick Weeks Lewis yang menjadi eksekutor tanpa kesulitan menyarangkan bola ke pojok kanan gawang Kosin untuk mencetak gol keenamnya.

Setelah gol ini, adaptasi para pemain Persib dengan dinginnya cuaca terus membaik sehingga bisa mengembangkan permainan. Budi Sudarsono memperoleh peluang pada menit keempat belas, tetapi bola sundulannya masih tepat bersarang di pelukan penjaga gawang Andre Syarifudin. Dua tembakan ke gawang yang dilepas oleh Suchao Nutnum dan Eka Ramdani juga masih melayang di atas mistar. Persib gagal menerapkan strategi bola-bola daerah dan umpan terobosan lambung karena bendera offside hakim garis langsung berkibar begitu bola dikirim dari lini kedua untuk Budi Sudarsono dan Cristian Gonzales. Selain itu, Budi dan “El Loco” juga tampak mati kutu karena pengawalan spartan Kono Christian dan Nur Cahyono.

Petaka menit-menit awal kembali terjadi pada babak kedua. Berawal dari aksi Erick Weeks Lewis yang terjatuh di sisi kiri pertahanan Persib, wasit tanpa basa-basi memberikan hadiah tendangan bebas yang langsung disambut teriakan protes dari kubu Persib. Erick yang mengeksekusi tendangan bebas mengirim bola lambung ke jantung pertahanan. Namun, Nova yang bermaksud membuang bola justru membuat bola berputar ke arah gawang Kosin. Bola liar yang melintir ke tiang jauh langsung disontek Boakai Eddy Foday yang berkeliaran bebas di mulut gawang.

Gol ini direspons Persib dengan serangan sporadis, terutama setelah masuknya Hilton Moreira dan Cucu Hidayat. Kedua pemain ini membuat permainan lebih hidup. Percobaan ke gawang lawan juga semakin banyak seiring meningkatnya frekuensi tembakan spekulatif dari kotak penalti. Cucu Hidayat bahkan menggetarkan tiang gawang Andre melalui tembakan kencang kaki kanan pada menit ke-77, menuntaskan kerja sama satu dua dengan Hilton. Hilton sendiri mendapatkan peluang emas setelah hanya berhadapan satu lawan satu dengan kiper Andre pada menit ke-88. Namun, bola lob tendangannya masih melambung di atas gawang. Satu peluang matang lainnya dihasilkan Budi melalui tembakan kaki kiri yang kembali diselamatkan oleh mistar gawang Wamena pada menit ke-90. Sampai pertandingan usai, “Laskar Badai Pegunungan” bisa menahan dominasi Persib dan menjaga kemenangan 2-0.

“Kami sempat waswas karena Persib begitu dominan pada babak kedua. Dengan kualitas yang mereka pertontonkan melawan Persipura, kami memang sudah mengkhawatirkan hal itu. Apalagi, mereka memiliki dua peluang emas yang membentur tiang. Saya bersyukur, para pemain kami bisa menjaga Budi dan Gonzales dengan sangat disiplin dan memutus aliran bola untuk mereka sehingga kedua striker itu tidak bisa berbuat banyak. Selain itu, para pemain juga menjalankan instruksi untuk bermain agresif memanfaatkan bola-bola rebound,” kata Manajer Teknik Persiwa Djoko Susilo.

Seusai mengakhiri tur Papua, rombongan Persib kembali ke Bandung Kamis (3/12). Persib akan kembali berlatih Jumat (4/12) sore dan berkonsentrasi mempersiapkan dua laga kandang beruntun melawan Persela Lamongan Minggu (6/12) dan Persijap Jepara Rabu (9/12).

Source: http://www.pikiran-rakyat.com

4 thoughts on “Berita Persib Terbaru

  1. saya tidak setuju kalau jaya hartono mundur,karena jaya hartono sangat sabar,dan tidak pernah putus asa, untuk itu saya minta jaya hartono harus kembali untuk melatih anak2 viking” mohon di jawab by;bobotoh viking dari;ciamis,jawa barat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s